Wednesday, March 17, 2010

Chp.1

Chapter 1
Alpha,The First Day

"Haaaaaahhh.",Aku pun menghirup napas dalam-dalam mendapati diriku mendekati Airport.
"What's Wrong Dear?"tanya ibuku.
Aku Anak Blasteran,Dengan Ayahku Sebagai Orang Jepang Dan Ibuku Sebagai Orang Amerika.
Kami Bertiga Tinggal Tokyo Selama Yang Pernah Kuingat.
"Bukankah kau akhirnya bisa pergi ke Amerika?"
"Well,Aku Tahu....Hanya saja,agak sedih juga akhirnya harus meninggalkan kota ini"
"Tenang lah..Kau akan menemukan banyak teman disana.Jadi Bersemangatlah!!"
"Bukan itu yang ku khawatirkan..."
"Tidak perlu Pikirkan hal yang lain lagi,Lloyd."Sambung ayahku.
"Pikirkan saja hal-hal menarik yang akan kau lakukan disana."
"Kalau Saja semudah itu..."
'Yahhh...Setidaknya Aku Masih Bisa makan makanan enak disana..'Pikirku

Lloyd Evrest,Namaku...
Aku baru saja pindah dari Tokyo menuju Grifin Sebuah kota kecil yang baru di bagian kecil di Negara Besar Amerika
Inilah Apa yang terjadi kalau orang tua mu tidak begitu peduli padamu...
Tidak tidak tidak...Jangan Salah Sangka...Aku dikirim langsung ke Grifin bukan karena orang tua ku bermasalah denganku.
Sebenarnya memang dari mereka tapi lebih tepatnya pekerjaan mereka.
Mereka bekerja sebagai Dokter Bedah dan dikirim pergi tugas menuju German.

Grifin Adalah Kota Yang Baru Saja Berdiri Di Bagian Barat Amerika.
Kota Ini Didirikan Di Sebuah Pulau Yang Muncul 12 Tahun Yang Lalu
12 Tahun Yang Lalu,Tanpa Diketahui Penyebabnya Tiba-tiba Saja Muncul Sebuah Pulau Yang Cukup Luas.
Setelah Diperiksa Selama 1 Tahun Akan Keamanannya,Pemerintah Menjadikan Pulau Itu Sebagai Bagian Amerika.
Setahun Berikutnya Orang-Orang Mulai Menempati Pulau Itu,Termasuk Pamanku

Alasanku pergi ke Grifin Adalah karena aku tidak menyukai German.
Kudengar Mereka tidak menyediakan makanan enak disana.Dan itu benar-benar menyebalkan.
Awalnya mereka mengajak ku juga,tapi dengan tegas aku menolak.
Kami pun Berdebat Semalaman,dan akhirnya mereka menawarkan ku untuk tinggal di Amerika.
Aku Pernah Ke Amerika Beberapa Kali Sebelumnya,Mengunjungi Keluarga Ibuku.
Mereka Menyediakan Makanan Yang Sangat Enak Disana.
Tanpa Basa Basi,Aku menerima Tawaran mereka.

Itulah,Cerita Dari Awal Imajinasiku yang membayangkan betapa indahnya Amerika.
Sejak Aku masih berumur 17 Tahun,dan aku agak Penakut.Aku pun dikirim untuk tinggal bersama Pamanku di Grifin.
Inilah..Awal Dari Ceritaku.

Akhirnya Tiba Juga...Pesawat menuju Neraka baru yang akan kusebut "Rumah"
Aku pun pergi sambil memandangi Pemandangan Terakhirku di Jepang.
Ini Adalah Perjalanan Pertamaku Ke Amerika sendirian Dan Pertama kalinya Aku menaiki pesawat sendirian.
Perjalanan Yang Panjang membuat ku tertidur,sampai beberapa jam kemudian seorang pramugari membangunkanku.
Ternyata Pesawat sudah Sampai.Aku baru tahu.Ternyata Aku tidur cukup lama.

"Lloyd!!!"
"Ahhh..."Kulihat kiri kanan,berusaha mencari suara yang sangat familiar itu.Ternyata Chris sudah Menunggu di dekat pintu keluar.
Ah..aku lupa memberitahu,Chris adalah nama Pamanku.Tapi aku lebih menggangapnya sebagai sepupu.
Itu Dikarenakan Umurnya Tidak Berbeda terlalu jauh dengan umurku.
"Long Time no see!!"sapaku ramah.
"Yah,itu dikarenakan kau tidak pernah mengujungiku lagi."
"Well,Tell Me How.Kau Pindah ke Grifin 8 tahun yang lalu dan tidak pernah mencoba untuk pergi ke rumah kakek di L.A."
"Hahaha..Setidaknya kau sudah sampai kesini dengan selamat."
"Memangnya Apa Yang Kau Harapkan?Pesawatku Di Bom Teroris?"
"Tidak Juga...Lagipula...Melihatmu Sekarang,Kau Sudah SMA Sekarang,Aneh Kalau Mengingat Terakhir Aku Melihatmu Kau Terlihat Seperti 9 Tahun."
"Aku Memang Masih Berumur 9 Tahun Waktu Terakhir Kau Melihatku Bodoh!!Lagipula,Kau Memang Tidak Melihatku Selama 8 Tahun."
"Kau Benar,Memangnya Berapa Umurmu Sekarang?"
"Kau Tidak Bisa Menghitung?8 Tahun Yang Lalu Aku Berumur 9 Tahun,Menurutmu Berapa Umurku Sekarang?"
"Ehm...15?"
"Ugh...Kau..."
"Hahaha,Aku Hanya Bercanda.17 kan?Kau Benar-Benar Sudah Besar Sekarang."
"Whatever."
Kami pun berjalan keluar Airport,menuju mobil Chris,sambil membicarakan banyak hal.
"Apakah Menyenangkan berada disini?"Potong ku
"Hmm?Ah..Benar.Tidak Usah khawatir.disini cukup banyak perempuan cantik,jadi kau tidak akan kesepian."Katanya sambil tertawa
"Apakah Kau Mengerti Apa Yang Kau Katakan?"
"Yah..Kurasa begitu.Kalau kau melihat di kamusku"
"Kau Tidak Berubah Sama Sekali.masih saja dengan Lelucon anehmu itu."
"Kau Juga Tidak Berubah.Masih Saja selalu serius.Kenapa tidak menikmati hidup sekali-kali?"
"Kau Anggap Aku bisa menikmati hidupku dengan lelucon aneh mu?"
"Ouch...That Hurts."Katanya Sambil Tertawa Bercanda.

Akhirnya Kami pun sampai di tempat perpakiran.Dengan ragu-ragu kutanya dia karena penasaran
"Chris"
"Ya?"
"Mobil apa yang kaubawa kesini?"
"Hah?Hahahahaha"Ia pun tertawa.
"Aku serius,mengingat kau sudah membelikan mobil untuk ku,bisa kulihat dari apa mobilmu."
"Kau benar-benar aneh.Oh Well.Itu mobil yang kunaiki!!"Katanya Sambil menunjuk ke arah Truk Yang sudah sangat tua dan penuh karat.
"Kau Membelikan aku Truk?Dan yang sudah berumur sekitar 20 Tahun?"
"Bukan Bodoh!!Di sebelahnya lagi!!"
"Volvo?"Ujarku sambil melihat di samping Truk itu.
"Sebelahnya lagi."
"Ford?"
"Lagi."
"Audi?"
"Keep Going."
"Kalau begitu... Seriously!!??"Kataku Sambil Terkejut Setengah Mati,"Itu Bukan Mobilmu kan?"
"Mwahahahahaha"Tawanya yang dipaksakan mengikuti tawa tokoh jahat di cerita film.

Kami Berjalan Menuju Mobil Chris,dan aku pun sangat terkejut melihat mobil Chris
Ferrari Testarossa keluaran Tahun 1991.Aku hanya pernah melihat mobil seperti ini di majalah.
Aku pun terkagum-kagum dan merasa senang,karena ini pertama kalinya aku naik Ferrari.

"Chris...Aku...Aku..."Kataku terharu.
"Apa?Kenapa kau menangis?"
"Aku Terharu Kau membelikan aku Ferrari."
"Heeee..Memangnya Siapa yang membelikanmu Ferrari?"
"Eh?Kau tidak membelikan ku Ferrari?"
"Tidak..Hahahaha..Aku membelikanmu sesuatu yang lain."
"Ah,Sial.Padahal aku sudah menduga kau akan membelikanku yang seperti ini."Kataku dengan sedikit nada kecewa.
"Hahaha..Tenang Saja,Aku membelikan mu mobil yang tidak kalah keren dari Ferrari."
"Lamborghini?"
"Yeah Right..Dream On Man.Kau Tahu kan Berapa Harganya?"Katanya Sambil tertawa mengejek.
"Jadi Apa?"
"It's a Surprise."

Perjalanan Ini Membuatku Bosan.
Aku masih penasaran dengan mobil yang Chris belikan untukku.
Dan tentu saja rumah Chris yang akan kusebut rumahku juga sebentar lagi.
Dalam Perjalanan Aku Melihat Sebuah Pohon Tinggi.
Sejujurnya Belum Pernah Aku Melihat Pohon Setinggi Itu.
Pohon Itu Menjulang Tinggi Hingga Ke Angkasa.

"W-wow...Apa Itu!?"
"Behold...The World Tree."
"The World Tree?"
"Begitulah Kami Memanggilnya,The World Tree Or The Tree Of The World."
"Tapi Bagaimana Mungkin Ada Pohon Setinggi Itu!!??"
"Tidak Ada Yang Tahu,12 Tahun Yang Lalu Saat Pemerintah Menemukan Pulau Ini Pohon Itu Sudah Ada Disana."
"Sudah Ada Disana!?Bagaimana Mungkin!?"
"Aku Tidak Tahu,Hanya Saja 12 Tahun yang Lalu Pohon Itu Tidak Setinggi Itu."
"Lalu Setinggi Apa?Pohon Itu Saja Sudah Lebih Dari 500 Kaki!!"
"Jangan Berlebihan Lloyd,Lagipula Bukan Aku Yang Menanamnya."
"Ugh...Ini Pulau Yang Aneh."
"Kau Akan Terbiasa,Aku Juga Sangat Takjub Saat Melihatnya Pertama Kali.Well,Aku Masih Takjub Sampai Sekarang.Pohon Itu Benar-Benar Luar Biasa."
"Aku Merindukan Jepang..."
"Tenang Saja,Di Pulau Ini Terdapat Perpustakaan Dimana Ada Satu Section-nya Berisi Tentang Segala Macam Sejarah,Legenda Dan Semacamnya,Kau Masih Menyukai Hal Seperti Itu Kan?"
"...Kau?Pergi Ke Perpustakaan?Dunia Akan Berakhir Sebentar Lagi."
"Hei Hei Hei!!Apa Maksudmu?Aku Hanya Mengantarkan Pacarku Ke Perpustakaan,Lalu Kebetulan Aku Menemukan Tempat Itu."
"Berarti Benar..."
"..Apa Yang Benar?"
"Kalau Kau Pergi Ke Perpustakaan Dengan Kemauanmu Sendiri,Dunia Akan Segera Berakhir."

Akhirnya kami pun berhenti dan turun dari mobil.
Dan akupun cukup terkejut dengan rumah yang Ditinggali Chris

"Chris..."
"Bagaimana?Terkejut?Aku pun juga begitu...Pertama Kali Aku Melihatnya,Aku Jatuh Cinta Dalam Sekejap.Rumah yang sangat indah bukan?"katanya dengan bangga.
"....Kau Serius?"
"Tentu Saja.Memangnya kenapa?"
"Ini terlihat sedikit....Well,sedikit menyedihkan?"
"Apa Maksudmu?Ini Rumah terbagus yang pernah kutemui sepanjang hidupku!!"
Apa dia serius dengan apa yang ia katakan?Coba lihat lah rumahnya!!
Rumahnya dekat dengan hutan,yang bisa aku bayangkan nyamuk akan menyerbu masuk jika kubuka jendelanya!!
Dengan 2 Lantai dan jauh dari jalan raya,tidak dihitung berdiameter sekitar 0,5 Kilometer.
Hal ini membuatku menyadari betapa sadis neraka yang akan kumasuki.
"Chris..."
"Ya?"
"Aku Akan Mengatakan Kepadamu Langsung,Kalau Rumahmu Mirip Persis Seperti Rumah Anjing Peliharaanku Di Jepang."
"Itu karena kau tidak punya rasa seni,sudahlah bawa barang-barang mu masuk."Katanya Dengan nada agak kesal
Dengan langkah kakiku yang menyeret,aku pun masuk kedalam rumah yang sepertinya sudah tidak dibersihkan selama 2 tahun.
"Chris."
"Now What?"
"Where's My Car?"
"Akan kuberikan padamu besok pagi."
"Kenapa tidak sekarang saja?"
"Kau Baru akan membutuhkannya besok."
"....Besok?"
"Yup.Aku sudah memasukkan mu ke SMA Asgard,Dan sekolah dimulai besok."
"Kau baru memberi tahuku sekarang??!!Dan Kenapa aku harus mulai besok?"
"Selamat Tidur!!!Dan Selamat Berjuang!!!Kamarmu ada di Lantai 2!!"Katanya sambil menghindar dari pertanyaanku.

Dengan Langkah Kaki yang Menyeret,barang bawaan seberat 5 Kg,Dan Kemalasan yang sangat kuat.
Aku pun naik menuju kamarku,Ternyata Kamarku sangat bersih.Seperti Baru saja dibersihkan.Pemandangannya pun tidak terlalu jelek.
Disitu Aku bisa melihat Pepohonan,Mendengar Burung-burung berkicau,Dan bagian terbaiknya adalah tidak ada nyamuk sama sekali!!
VIVA De La Vega!!!Sebenarnya aku sedikit terkejut,mengetahui Chris membersihkan kamarku sebelum aku sampai disini.
Tadinya Kupikir aku akan membanting tulang membersihkan kamarku semalaman.
Di kamarku ternyata juga ada Computer,Meja belajar,Dan Rak buku yang cukup Besar.
Kurasa Kamarku Cukup Bagus,dan rasanya aku tidak perlu Men-Complain Pada Chris tentang kamarku.
Dengan Cepat Aku langsung menyalakan Computer,Men-Upload File,Mengirimkan Pesan pada Ibuku,Dan Lain lain
Kulihat keluar Jendela dan angin sejuk memasuki kamarku dengan cepat,Tidak ada nyamuk...Bagus.
Hanya saja...Aku melihat sebuah Menara Putih yang sangat tinggi.
Anehnya...Aku baru melihatnya sekarang....
Hmm...Aku Memang tidak melihat jalan tadi,Jadi kurasa aku memang baru melihatnya sekarang.
Dalam Sekejap...Aku Langsung merinding ketakutan ketika melihat Menara itu...
Perasaan Buruk pun langsung mendatangiku...Dengan Cepat aku pun langsung menutup Jendela Kamarku.
Dan Dengan Rasa Capek Dan Lelah,Aku Pun Langsung melempar Tas Ku ke Lantai,Dan Loncat Ke Tempat Tidurku.
Aku Masih Penasaran Dengan Pohon Itu.Tapi Aku Terlalu Lelah Untuk Memikirkannya.
Hey,Ternyata tempat tidurku sangat empuk!!Dan dengan Cepat aku pun langsung tertidur Lelap.
Mimpiku malam itu agak aneh...Aku bermimpi akan orang mati Yang Berteriak Karena Kesakitan.
Dan Orang Itu...Adalah Aku.

No comments:

Post a Comment